Saham Sumber Daya Seret Pasar Aussie Dibuka Lebih Rendah

- Pewarta

Selasa, 30 April 2019 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Sumber Daya Seret Pasar Aussie Dibuka Lebih Rendah

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi (30/4/2019), karena penurunan di sektor sumber daya mengimbangi kenaikan moderat saham-saham teknologi dan bahan pokok konsumen.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 19,10 poin atau 0,30 persen menjadi diperdagangkan di 6.340,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 18,20 poin atau 0,28 persen pada 6.431,40 poin.

Sektor energi dan material menjadi penekan terbesar di pasar, dengan jasa komunikasi dan utilitas juga berkontribusi terhadap kerugian.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, sektor kebutuhan pokok konsumen dan teknologi informasi menguat, diikuti oleh perawatan kesehatan.

Investor Aussie sedang mencari rilis data keuangan penting yang akan datang dari China pada hari ini.

“Bagaimanapun angka PMI China hari ini dapat mengayunkan sentimen, jika mereka menyimpang dari perkiraan indeks manufaktur sedikit di atas 50 dan jasa-jasa di sekitar 55,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih rendah, dengan Commonwealth Bank turun 0,36 persen, ANZ turun 0,18 persen dan National Australia Bank turun 0,28 persen, namun Westpac Bank naik 0,11 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan Rio Tinto turun satu persen, Fortescue Metals turun 0,90 persen, BHP turun 0,69 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,52 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga merosot, dengan Oil Search turun 0,82 persen, Santos turun 0,28 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,28 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,16 persen dan Woolworths naik 0,19 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,15 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 1,62 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,31 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB