44 Perusahaan Antri IPO

- Pewarta

Selasa, 4 April 2023 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

44 Perusahaan Antri IPO

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat sebanyak 44 perusahaan sedang mengantri atau berada dalam pipeline pencatatan perdana saham (IPO) per 31 Maret 2023, yang didominasi oleh sektor barang konsumen non primer atau consumer cyclicals.

“Hingga saat ini terdapat 44 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Selasa 4 April 2023.

Berdasarkan sektor, kata dia, 11 perusahaan dari sektor barang konsumen non primer (consumer cyclicals), enam perusahaan dari sektor barang baku, enam perusahaan dari sektor teknologi, serta empat perusahaan dari sektor barang konsumen primer.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, empat perusahaan dari sektor properti, empat perusahaan dari sektor transportasi & logistik, tiga perusahaan dari sektor keuangan, tiga perusahaan dari sektor industri, dua perusahaan dari sektor energi, serta satu perusahaan dari sektor infrastruktur.

Merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdapat 14 perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar, 26 perusahaan dengan aset skala menengah antara Rp50 miliar hingga Rp 250 miliar, sisanya, empat perusahaan dengan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.

Hingga periode yang sama, pihaknya mengungkapkan telah terdapat 28 perusahaan yang mencatatkan perdana saham (IPO) di BEI selama tahun 2023, dengan dana dihimpun mencapai Rp12,5 triliun.

Nyoman juga menyampaikan terdapat 14 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan right issue dengan total nilai mencapai Rp14,2 triliun hingga 31 Maret 2023, Selain itu, masih terdapat lagi 24 perusahaan tercatat yang sedang mengantri atau berada dalam pipeline right issue BEI hingga periode tersebut.

Dari 24 perusahaan tersebut, dia menjelaskan delapan perusahaan dari sektor keuangan, enam perusahaan dari sektor barang konsumen non primer, empat perusahaan dari sektor barang konsumen primer, dan tiga perusahaan dari sektor energi.

Selain itu, terdapat satu perusahaan yang masing- masing dari sektor barang baku, teknologi, serta transportasi & logistik.




Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru