Sekitar 3,6 Juta Orang Diperkirakan Telah Tinggalkan Jakarta

- Pewarta

Kamis, 28 April 2022 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi  Mudik Lebaran melalui moda darat/Dok.

Foto Ilustrasi Mudik Lebaran melalui moda darat/Dok.

MEDIA EMITEN – Sekitar 3,6 juta orang telah meninggalkan Jakarta dengan kendaraan roda empat untuk mudik merayakan Lebaran 1443 Hijriah di kampung halaman masing-masing, baik di Pulau Jawa maupun Sumatera. Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, saat meninjau Gerbang Tol Cikampek, Kamis, 28 April 2022.

“Kalau melihat statistik kendaraan yang tinggalkan Jakarta per hari ini, kemarin sudah sekitar 74.000, kalau ditotal semua dari H-7 sudah 900 ribuan kendaraan, kalau dikalikan jumlah orang di dalam empat berarti sekitar 3,6 juta,” katanya.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, sekitar tujuh juta orang akan meninggalkan Jakarta pada musim libur Idul Fitri tahun ini. “Menurut survei statistik Kemenhub orang yang meninggalkan Jakarta dengan kendaraan roda empat sekitar tujuh juta, jadi sudah separuh lebih masyarakat yang meninggalkan Jakarta,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, data dari PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol, mencatat sekitar 951.758 kendaraan telah meninggalkan Jakarta sejak H-10 hingga H-5 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau periode 22-27 April 2022.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 9,4 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 870.371 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 471.044 kendaraan (49,5 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 289.122 kendaraan (30,4 persen) menuju menuju arah Barat (Merak) dan 191.592 kendaraan (20,1 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru