Wall Street Turun di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Perdagangan

- Pewarta

Rabu, 29 Mei 2019 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Turun di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Perdagangan

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street turun pada akhir perdagangan Rabu pagi (29/5/2019), karena kekhawatiran investor yang semakin dalam atas perselisihan perdagangan antara Amerika Serikat dan China membebani pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 237,92 poin atau 0,93 persen, menjadi ditutup di 25.347,77 poin. Indeks S&P 500 melemah 23,67 poin atau 0,84 persen, menjadi berakhir di 2.802,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 29,66 poin atau 0,39 persen, menjadi ditutup di 7.607,35 poin.

Perusahaan-perusahaan AS yang dipandang sebagai penentu arah perdagangan menderita kerugian besar pada Selasa (28/5/2019), di tengah melemahnya sentimen investor. Di antara yang berkinerja terburuk, saham Micron Technology jatuh lebih dari 3,1 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Beyond Meat naik hampir 8,0 persen, setelah produsen pengganti daging nabati AS itu mengumumkan kesepakatan untuk mulai membuat produknya di pabrik produksi pertamanya di Eropa tahun depan.

“Tanggapan konsumen di Eropa sangat positif, dan kami berharap dapat melayani pelanggan lebih baik dengan produk-produk yang diproduksi secara lokal,” kata kepala eksekutif Beyond Meat, Seth Goldman.

Saham Southwest Airlines kehilangan hampir 2,2 persen, setelah bank investasi independen Evercore menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi in-line dari outperform, menyusul larangan terbang jet Boeing 737 MAX.

Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan lebih rendah jelang bel penutupan, dengan sektor bahan pokok konsumen turun sekitar 1,8 persen.

Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen AS naik tajam menjadi 134,1 pada Mei dari 129,2 pada April, terutama didorong oleh kenaikan lapangan kerja, ungkap lembaga riset independen The Conference Board dalam laporannya pada Selasa (28/5/2019).

“Kepercayaan konsumen membukukan kenaikan lagi pada Mei dan sekarang kembali ke level yang terlihat pada musim gugur lalu ketika Indeks berada di dekat level tertinggi 18 tahun,” kata Lynn Franco, direktur senior Indikator Ekonomi pada kelompok riset bisnis yang berbasis di New York itu.

“Konsumen memperkirakan ekonomi akan terus tumbuh pada kecepatan yang solid dalam jangka pendek, dan meskipun penjualan ritel lemah pada April, tingkat kepercayaan yang tinggi ini menunjukkan tidak ada kemunduran signifikan dalam pengeluaran konsumen dalam beberapa bulan mendatang,” kata Franco.

Saham-saham AS mencatat kerugian mingguan pekan lalu, karena investor semakin khawatir tentang perselisihan perdagangan global yang berkelanjutan sambil mencerna risalah pertemuan terbaru dari Federal Reserve AS.

Dalam pekan yang berakhir 24 Mei, indeks Dow turun 0,69 persen, indeks S&P 500 turun 1,17 persen dan Nasdaq mundur 2,29 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru