UNTR Kuasai 19,99% Saham Nickel Industries

- Pewarta

Jumat, 22 September 2023 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT United Tractors Tbk (UNTR) /Dok

Foto ilustrasi: PT United Tractors Tbk (UNTR) /Dok

MEDIA EMITEN PT United Tractors Tbk. (UNTR), melalui entitas usahanya yaitu PT Danusa Tambang Nusantara telah melakukan penandatanganan dengan Nickel Industries Limited, yaitu Perjanjian Pengambilan Bagian (Subscription Agreement).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 22 September 2023, Nickel Industries Limited akan mengeluarkan sebanyak 857.000.000 saham biasa baru atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited kepada DTN pada harga AUD$ 1,10 per saham dengan total nilai keseluruhan sebesar AUD$ 942,7 juta atau setara Rp 9,39 triliun kepada Danusa.

Sekretaris Perusahaan United Tractors, Sara K Loebis menjelaskan, pada tanggal 9 Juni 2023, perseroan telah melakukan keterbukaan informasi yang memberitahukan bahwa PT Danusa Tambang Nusantara (DTN), perusahaan terkendali milik UNTR, melakukan penandatanganan dengan Nickel Industries Limited.

Menurut dia, seluruh persyaratan pendahuluan (conditions precedent) dalam perjanjian pengambilan bagian (subscription agreement) telah terpenuhi oleh masing-masing pihak.

DTN telah menyelesaikan pembayaran kepada Nickel Industries Limited yang telah mengeluarkan saham biasa baru dengan harga per saham dan total nilai keseluruhan sebesar nilai sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi 9 Juni 2023,” kata Sara.

Dengan demikian, terhitung sejak tanggal 21 September 2023, DTN telah menjadi pemegang saham di Nickel Industries Limited dengan kepemilikan sebanyak 857 juta saham biasa baru atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited.

 

Berita Terkait

BRI Dinobatkan Sebagai Bank Persero dengan Kinerja Terbaik di Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2024
Ini Tujuan Jajaran Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah
Fortune Southeast Asia 500, BRI Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara
Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Kembali Nobatkan BRI Sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia
6 Emiten Raih Penghargaan “The Best Six Investortrust Companies 2024, Termasuk PT Bank Central Asia Tbk
Bursa Efek Indonesia Jatuhkan Sanksi kepada 3 Emiten BUMN, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan
Cermati Kondisi Global dan Fokus ke Tantangan Domestik dengan Berdayakan UMKM, BRI Bukukan Laba Rp15,98 T
PT Telkom Indonesia Tbk, Tumbuh 3,7 Persen, Bukukan Pendapatan Konsolidasi Sebesar Rp37,4 triliun,
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:54 WIB

BRI Dinobatkan Sebagai Bank Persero dengan Kinerja Terbaik di Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2024

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:08 WIB

Ini Tujuan Jajaran Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah

Jumat, 21 Juni 2024 - 21:15 WIB

Fortune Southeast Asia 500, BRI Institusi Keuangan No.1 di Indonesia dan Peringkat 4 di Asia Tenggara

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:06 WIB

Rilis Daftar The Global 2000, Forbes Kembali Nobatkan BRI Sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:45 WIB

6 Emiten Raih Penghargaan “The Best Six Investortrust Companies 2024, Termasuk PT Bank Central Asia Tbk

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:39 WIB

Bursa Efek Indonesia Jatuhkan Sanksi kepada 3 Emiten BUMN, Terlambat Sampaikan Laporan Keuangan

Kamis, 25 April 2024 - 11:13 WIB

Cermati Kondisi Global dan Fokus ke Tantangan Domestik dengan Berdayakan UMKM, BRI Bukukan Laba Rp15,98 T

Rabu, 24 April 2024 - 11:11 WIB

PT Telkom Indonesia Tbk, Tumbuh 3,7 Persen, Bukukan Pendapatan Konsolidasi Sebesar Rp37,4 triliun,

Berita Terbaru