MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah 14,52 poin atau 0,22% ke level 6.618,92 pada akhir perdagangan Selasa 6 Juni 2023. Sektor teknolgi menjadi penekan IHSG.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,10 poin atau 0,01% ke posisi 946,67.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,42%, diikuti sektor barang konsumen primer yang turun minus 0,32%
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan sektor yan meningkat antara lain, sektor transportasi & logistik naik 1,96%, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan yang masing-masing naik sebesar 1,82% dan 1,67%.
Pelaku pasar cenderung wait and see menunggu FOMC Meeting yang akan dilaksanakan minggu depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menggelar The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting, yang mana para pelaku pasar masih mencermati kebijakan The Fed terkat suku bunga acuan.
Di sisi lain, saham berbasis komoditas bangkit, dipengaruhi dari harga komoditas, terutama batubara dan minyak dunia.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FILM, WIKA, ASSA, BRMS dan GULA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SMKL, PADA, DOOH, TCPI dan MPMX.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.472.905 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,01 miliar lembar saham senilai Rp11,79 triliun. Sebanyak 316 saham naik, 226 saham menurun, dan 194 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 289,40 poin atau 0,9% ke 32.506,80, indeks Hang Seng melemah 9,22 poin atau 0,05% ke 19.099,27, indeks Shanghai melemah 37,10 poin atau 1,15 % ke 3.195,34, dan indeks Strait Times menguat 1,10 poin atau 0,03% ke 3.190,11.







