MEDIA EMITEN –Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 37,78 poin atau 0,55% menjadi 6.888,76 ada akhir perdagangan Selasa 3 Januari 2023. Sektor infrastruktur memimpin kenaikan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 1,97%, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing 1,75% dan 1,51%. Sementara itu, dua sektor terkoreksi yaitu sektor properti & real estat dan sektor keuangan masing-masing sebesar minus 0,5% dan minus 0,13%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu RDTX, ISAT, MDKA, EXCL, dan AALI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni ITMG, NFCX, TFAS, BPII, CMNP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski IHSG melesat, investor asing masih terus melakukan penjualan dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 148,58 miliar di semua pasar dan R 199,32 miliar di pasar reguler.
Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan mayoritas bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terus bergerak di zona hijau sampai penutupan perdagangan saham.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.129.018 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,58 miliar lembar saham senilai Rp7,97 triliun. Sebanyak 281 saham naik, 252 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia pada Selasa sore antara lain indeks Hang Seng naik 363,88 atau 1,84% ke 20.145,29, indeks Shanghai menguat 27,25 poin atau 0,88% ke 3.116,51, dan indeks Strait Times terkoreksi 0,2 poin atau 0,01% ke 3.251,12.







