Sektor Energi Topang IHSG Naik 0,33%

- Pewarta

Rabu, 23 November 2022 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Energi Topang IHSG Naik 0,33%

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 23,54 poin atau 0,33% menjadi 7.054,12 pada akhir perdagangan Rabu 23 November 2022. Saham sektor energi menopang penguatan IHSG.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor mengalami penguatan dengan sektor energi naik paling tinggi 1,2%, diikuti sektor keuangan dan sektor transportasi masing-masing naik 0,99% dan 0,95%.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 0,68%, diikuti sektor perindustrian dan sektor infrastruktur masing-masing turun 0,13% dan 0,05%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) senilai Rp 627,63 miliar di seluruh pasar, sedangkan di pasar reguler net buy tercatat Rp 236,88 miliar.

Net foreign buy terbanyak tercatat saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 372,97 miliar, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) Rp 305,11 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 86,78 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 55,90 miliar, dan PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 44,11 miliar.

Sebaliknya, kelima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net sell) oleh investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 85,14 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 64,09 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp 52,50 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 44,12 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 32,08 miliar.

Pasar menunggu risalah The Fed untuk mencari petunjuk terkait suku bunga acuan Bank Sentral AS. Adanya nada dovish jelang rilis risalah Fed , juga memberikan ekspektasi penguatan harga komoditas.

Pada saat yang sama saham di sektor keuangan pun mengalami kenaikan seiring dengan window dressing dimana saham perbankan menjadi salah satu incaran para fund manager.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GPRA, SDPC, BBYB, BABP, KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PICO, LEAD, BSBK, BNBR, dan BKSW.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.179.555 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,45 miliar lembar saham senilai Rp11,37 triliun. Sebanyak 249 saham naik, 255 saham menurun, dan 199 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng naik 99,4 atau 0,57% ke 17.523,81, Indeks Shanghai meningkat 7,97 poin atau 0,26% ke 3.096,91, dan Indeks Straits Times turun 6,62 poin atau 0,2% ke 3.252,94.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru