MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 34,84 poin atau 0,52% ke posisi 6.696,72 pada akhir perdagangan Senin, 3 Juli 2023.Sektor energi menjadi penopang kenaikan indeks seiring reboudnya harga batubara.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,87 poin atau 0,73% ke posisi 952,57.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dipimpin sektor energi sebesar 1,61%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor industri yang masing-masing meningkat 0,67% dan 0,4%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan, dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 0,73%, diikuti sektor kesehatan yang turun minus 0,54%.
Sentimen dalam negeri yang menjadi katalis IHSG adalah rilis data ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi periode Juni 2023 tercatat sebesar 3,52% year-on-year (yoy) dengan IHK sebesar 115,00%, atau konsisten mengalami penurunan sejak Maret 2023.
Secara bulanan, inflasi IHK sebesar 0,14% month-to-month (mtm) pada Juni 2023.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan perdagangan saham.
Baca Juga:
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TAYS, BSKR, MPXL, BTPS dan RELF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni WIFI, AYLS, HAJJ, TRON dan LAJU.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.170.303 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,37 miliar lembar saham senilai Rp10,40 triliun. Sebanyak 301 saham naik, 218 saham menurun, dan 224 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 564,30 poin atau 1,7% ke 33.753,30, indeks Hang Seng menguat 390,16 poin atau 2,06% ke 19.306,59, indeks Shang Hai menguat 41,92 poin atau 1,31% ke 3.1243,98, dan indeks Strait Times menguat 1,19 poin atau 0,04% ke 3.207,10.







