Sektor Energi Topang IHSG Menguat 0,24%

- Pewarta

Jumat, 21 Juli 2023 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Energi Topang IHSG Menguat 0,24%

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/IST.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 16,61 poin atau 0,24% ke posisi 6.880,802 pada akhir perdagangan Jumat, 21 Jul 2023. Saham sektor energi menjadi penopang kenaikan indeks.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor energi memimpin dengan kenaikan sebesar 0,98%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor kesehatan yang masing- masing naik 0,73% dan 0,68%.

Sebaliknya, empat sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,49%, diikuti diikuti sektor industri dan sektor keuangan yang masing- masing turun 0,47% dan 0,36%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,84 poin atau 0,19% ke posisi 963,37.

Investor mencermati pertemuan pejabat bank sentral Amerika Serikat (The Fed ) yang berpotensi menaikkan suku bunga acuannya pada pekan depan.

Sebelumnya, People’s Bank of China mempertahankan tetap tidak berubah untuk suku bunga pinjaman satu dan lima tahun pada periode Juli 2023, yang menentang ekspektasi pelonggaran kebijakan lebih lanjut di tengah ekonomi yang melambat. 

Namun demikian, dikabarkan bahwa China berjanji untuk mendorong konsumsi dan memberikan langkah-langkah dukungan untuk beberapa industri pekan ini. 

Sementara itu, tingkat inflasi tahunan di Jepang naik tipis menjadi 3,3% pada Juni 2023 dari 3,2% pada Mei 2023, tetapi lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 3,5%. Inflasi menjadi rujukan bank sentral Jepang menjelang pertemuan minggu depan untuk keputusan suku bunga acuannya.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. 

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INPS, VTNY, KING, BIRD dan IDEA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni GPRA, AMIN, IMAS, WIRG dan GJTL. 

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.104.159 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,55 miliar lembar saham senilai Rp8,70 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 247 saham menurun, dan 237 tidak bergerak nilainya. 

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 186,19 poin atau 0,57% ke 32.304,30, indeks Hang Seng menguat 147,24 poin atau 0,78% ke 19.075,26, indeks Shanghai melemah 1,77 poin atau 0,06% ke 3.167,75, dan indeks Strait Times menguat 3,92 poin atau 0,12% ke 3.278,30.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru