MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 3,16 poin atau 0,05% ke posisi 6.633,26 pada akhir perdagangan Rabu, 31 Mei 2023. Sektor energi masih menjadi pemberat indeks seiring terus berlanjutnya koreksi harga batu bara.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor energi turun paling dalam minus 2,09%, diikuti sektor barang baku dan sektor properti yang masing-masing turun minus 1,85% dan minus 1,52%.
Sementara itu, sektor yang menguat yakni sektor teknologi paling tinggi yaitu 8,84% , diikuti sektor barang konsumen primer sebesar 0,14%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,56 poin atau 0,7% ke posisi 949,66.
Pasar mencermati sentimen global yang cenderung negatif terkait ketidakpastian kenaikan pagu atau plafon utang AS. Ketua DPR AS Kevin McCarthy yang mengatakan bahwa kesepakatan seharusnya bisa lebih mudah dan kemungkinan besar akan disahkan, namun beberapa anggota sayap kanan menentang kesepakatan bipartisan tersebut.
Selain itu, indeks manufaktur China mengalami kontraksi berada di level di 48,8 pada Mei 2023, dari sebelumnya 49,2 pada April, serta juga Non-Manufaktur NBS China turun menjadi 54,5 pada Mei 2023 dari 56,4 pada bulan sebelumnya.
Di Brsa Efek Indonesia, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GOTO, SSMS, MINA, DKFT dan BSML. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HAJJ, WIRG, SAGE, PADA dan BBYB.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.287.991 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 70,68 miliar lembar saham senilai Rp 28,62 triliun. Sebanyak 152 saham naik, 419 saham menurun, dan 171 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 440,29 poin atau 1,41% ke 30.887,90, indeks Hang Seng melemah 361,51 poin atau 1,94% ke 18.234,27, indeks Shanghai melemah 19,65 poin atau 0,61% ke 3.204,56, dan indeks Strait Times melemah 18,16 poin atau 0,57% ke 3.169,40.







