Sebanyak 150 Tenaga Nakes Profesional ke Arab Saudi, Bekerja di Klaster Kesehatan

- Pewarta

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 150 Tenaga Nakes Profesional ke Arab Saudi, Bekerja di Klaster Kesehatan

Nakes Indonesia Diberangkatkan ke Arab Saudi. (Instagram.com/@kemnaker)

MEDIA EMITEN – Sebanyak 150 tenaga kesehatan (nakes) profesional bertolak ke Arab Saudi memenuhi permintaan Pemerintah Arab Saudi untuk ditempatkan dan bekerja pada klaster-klaster kesehatan di negara tersebut.

Pemberangkatan mereka ke Arab Saudi dilepas Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Aula Universitas Binawan, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa 28 Juni 2022. 

“Kalian semua duta bangsa. Bekerja-lah dengan penuh rasa syukur sehingga saudara sekalian dapat mencerminkan citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang santun.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangsa yang taat aturan, dan bangsa yang unggul sumber daya manusianya. Jagalah marwah diri dan juga kehormatan Bangsa Indonesia,” pesan Ida Fauziyah dalam siaran pers Kemnaker.

Dalam sambutannya, Menaker memberikan apresiasi kepada Binawan Group sebagai entitas swasta yang mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi untuk menyediakan dan menempatkan tenaga profesional kesehatan untuk bekerja di fasilitas-fasilitas kesehatan atau klaster kesehatan milik Pemerintah Arab Saudi.

“Saya selaku perwakilan Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi kerja sama saling menguntungkan yang telah dijalin oleh Binawan Group dengan pihak Kerajaan Arab Saudi,” ujar Ida Fauziyah.

Ditegaskan Ida Fauziyah, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki suplai tenaga kerja untuk ditempatkan ke negara-negara tujuan penempatan.

Tidak hanya menyediakan suplai pekerja low-skilled, tetapi juga pekerja middle-skilled dan high-skilled di sektor hospitality, kelautan, manufaktur, kesehatan, dan sebagainya.

“Pada sektor kesehatan sendiri, jumlah lulusan perawat dari perguruan tinggi kesehatan atau keperawatan mencapai 70.000-an pertahun. Sementara dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya  belum dapat diserap oleh pasar kerja di dalam negeri,” katanya.

Ida Fauziyah menambahkan, keberadaan 150 PMI profesional di bidang kesehatan ini harus diglorifikasikan kepada masyarakat Indonesia secara luas. 

Ia berharap pelepasan PMI ini dapat membuka cakrawala masyarakat tentang besarnya peluang kerja di luar negeri.

Sehingga mereka terpacu untuk membekali diri dengan kemampuan dan keahlian khusus sejak di bangku sekolah.

“Yang dilepas ini, tenaga kerja profesional, para PMI yang andal, unggul, profesional, kompeten dan layak bersaing secara global.”

“Kita akan menjadi negara yang dikenal sebagai pengirim PMI profesional dan kompeten,” katanya.***

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru