Saham Teknologi Masih Jadi Pemberat, IHSG Terkoreksi Tipis

- Pewarta

Rabu, 11 Mei 2022 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

MEDIA EMITEN – Saham-saham sektor teknologi masih banyak dilego dan jadi pemberat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 11 Mei 2022. IHSG ditutup terkoreksi 3,59 poin atau 0,05% ke level 6.816,2.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor terkoreksi yang dipimpin sektor teknologi sebesar – 2,71%, diikuti sektor keuangan – 0,58%, serta sektor transportasi & logistik turun – 0,39%.

Sedangkan delapan sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi yaitu 3,08%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer masing-masing 1,35% dan 1,31%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor asing masih melakukan aksi jual, terutama pada saham-saham mega cap. Net foreign sell (NFS) tercatat Rp 305,21 miliar di seluruh pasar, sedangkan di pasar reguler NFS sebesar Rp 875,61 miliar.

Pada awak perdagangan, IHSG yang sempat rebound menyusul data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang naik ke posisi 113. Namun, pada penutupan IHSG terkoreksi tipis.

Bank Indonesia telah merespons kenaikan suku bunga The Fed sebesar 50 bps dengan memberikan sinyal akan segera menaikkan suku bunga acuan apabila tekanan inflasi dianggap permanen dan akan melampaui sasaran BI. Namun, besarannya bergantung dari faktor penyebab inflasi terutama inflasi inti.

Pada saat yang sama, bursa global bergerak variatif di mana mencerminkan pelaku pasar masih menunggu katalis pendukung berikutnya yang dapat menjadi suplemen penggerak indeks di saat volatilitas pasar sedang tinggi.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 46,54 poin atau 0,18% ke level 26.213,64, Hang Seng naik 190,88 poin atau 0,97% ke posisi 19.824,57, dan indeks Straits Times terkoreksi 3,86 poin atau 0,12% menjadi 3.230,33.

Di Bursa Efek Indonesia, sejumlah saham yang menjadi top gainers antara lain BELL, INPS, ESTA, SKBM, MTSM. Sedangkan, saham-saham top losser dengan penurunan terbesar diantaranya IDEA, MGLV, CMPP, INTD, ARTO, BBYB.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.442.905 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,98 miliar lembar saham senilai Rp17,96 triliun. Sebanyak 324 saham naik, 227 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB