Saham Perbankan Tekan Bursa Australia Dibuka Lebih Rendah

- Pewarta

Kamis, 31 Oktober 2019 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Perbankan Tekan Bursa Australia Dibuka Lebih Rendah

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (31/10/2019), dengan saham bank-bank lokal sangat membebani, mengimbangi kenaikan sektor perawatan kesehatan dan utilitas.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 10,50 poin atau 0,16 persen pada 6.679,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 6,20 poin atau 0,091 persen pada 6.788,50 poin.

Bank-bank memimpin kerugian di awal perdagangan diikuti oleh energi yang turun lebih dari 0,5 persen. Pergerakan ini menyusul pemangkasan suku bunga acuan oleh Federal Reserve AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, utilitas melonjak dan kebutuhan pokok konsumen, kesehatan, dan teknologi semuanya membaik. Saham-saham material naik tipis meskipun sebagian besar produsen bijih besi utama negara itu merosot.

“Harga logam dasar lebih lemah hingga 2,6 persen di London Metal Exchange pada Rabu (30/10/2019) dengan timah turun paling dalam — logam lainnya turun 0,3-0,4 persen,” kata analis pasar Commsec, Craig James.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,73 persen, ANZ turun 2,42 persen, National Australia Bank turun 0,73 persen, dan Westpac Bank turun 0,75 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan BHP turun 0,75 persen, Rio Tinto turun 0,53 persen, Fortescue Metals naik 0,46 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,63 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,42 persen, Santos turun 0,86 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,53 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,54 persen dan Woolworths naik 1 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,29 persen, operator penerbangan nasional Qantas jatuh 2,05 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,59 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru