MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia berada di level Rp15.684 per dolar AS pada Selasa 8 November 2022. Posisi ini menguat dari sebelumnya Rp15.692 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat 10 poin atau 0,06% ke posisi Rp15.698 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp15.708 per dolar AS.
Penguatan rupiah dipengaruhi ekspektasi investor bahwa bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) tidak akan terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga menyusul naiknya tingkat pengangguran di AS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tingkat pengangguran di Negeri Paman Sam meningkat menjadi 3,7% pada Oktober dibandingkan 3,5% pada September.
Dari dalam negeri, penguatan rupiah ditopang oleh optimisme pasar terhadap ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III 2022, yakni 5,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau lebih tinggi dari triwulan II-2022 yang sebesar 5,45% (yoy).
Tren pertumbuhan ekonomi secara tahunan meningkat secara persisten selama empat kuartal berturut-turut, dengan tumbuh di atas 5% sejak triwulan IV 2021.






