Rupiah Terhadap Dolar AS Kamis Sore Menguat ke Angka Rp13.973

- Pewarta

Jumat, 1 Februari 2019 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Terhadap Dolar AS Kamis Sore Menguat ke Angka Rp13.973

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore menguat sebesar 158 poin ke posisi Rp13.973 dibandingkan sebelumnya Rp14.131 per dolar AS.

Analis pasar uang Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Kamis (31/1/2019), mengatakan, terapresiasinya nilai tukar rupiah dipicu pelemahan dolar AS pasca ditahannya suku bunga acuan oleh The Fed.

BACA JUGA : Rupiah Rabu Sore Melemah Jelang Pengumuman The Fed

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan rupiah lebih karena sentimen pelemahan dolarnya. Jadi semalam The Fed tidak kasih ‘outlook’ kenaikan suku bunga dulu di tahun ini karena melihat fundamental ekonomi Amerika sendiri,” ujar Dini.

Bank sentral AS itu disebut akan lebih hati-hati menaikkan tingkat suku bunga acuannya yang baru saja ditahan di kisaran 2,25-2,5 persen. Malah, ada kemungkinan suku bunga diturunkan karena level saat ini dinilai sudah mulai tinggi dan sesuai target.

Selain melihat fundamental ekonomi AS sendiri, Gubernur The Fed Jerome Powell juga menyatakan bahwa isu geopolitik seperti Brexit dan perlambatan ekonomi China, menjadi salah satu pertimbangan bagi bank sentral untuk berhati-hati dalam menaikkan suku bunga.

“Nah, selanjutnya tinggal menunggu rilis data Non Farm Payroll besok malam. Kalau dari data tenaga kerja menunjukkan ada indikasi perlambatan ekonomi, seperti tenaga kerja yang tidak bertambah signifikan atau upah yang tidak naik signifikan, ada kemungkinan dolarnya makin tertekan,” ujar Dini.

Data aktual tersebut, lanjutnya, yang akan membuktikan dan menjadi acuan kebijakan moneter The Fed selanjutnya.

Oleh karena itu, kendati rupiah menguat menembus di bawah Rp14.000 per dolar AS, menurutnya rupiah masih harus konsisten dulu untuk penguatan lebih lanjut sebab The Fed sendiri tidak mengkonfirmasi kalau perekonomian mereka melambat, namun hanya bersikap hati-hati.

“Paling tunggu rilis data ekonomi dari dalam negeri, besok kan ada rilis inflasi kita kan. Kalau inflasi kita stabil, ada peluang rupiahnya bertahan. Kalaupun balik ke atas 14 ribu, tidak akan terlalu jauh, cuma koreksi aja. Soalnya penguatan hari ini lumayan tinggi,” kata Dini.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi sendiri awalnya dibuka menguat Rp14.040 per dolar AS kemudian terus bergerak menguat. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.968 per dolar AS hingga Rp14.079 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.072 dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.112 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru