Rupiah Terapresiasi Seiring Positifnya Ekonomi Nasional

- Pewarta

Selasa, 27 November 2018 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Terapresiasi Seiring Positifnya Ekonomi Nasional

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, terapresiasi sebesar 69 poin menjadi Rp14.471 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.540 per dolar AS.

“Apresiasi rupiah tidak terlepas dari pandangan positif pelaku pasar terhadap kondisi fundamental ekonomi nasional,” ujar pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Menurut dia, Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu memberi harapan positif terhadap perbaikan defisit transaksi berjalan (CAD).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini yang membebani rupiah adalah CAD, membaiknya CAD ditambah ekonomi Indonesia yang masih terus tumbuh maka akan terbuka ruang bagi mata uang kita (rupiah) masuk dalam tren penguatan,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, sentimen mengenai perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang mereda turut mempengaruhi psikologis pasar terhadap negara berkembang.

“Kabarnya, Donald Trump dan Xi Jinping akan mengadakan pembicaraan selama KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, diharapkan ada kesepakatan mengenai perdagangan antara dua negara itu,” katanya.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan bahwa pergerakan dolar AS cenderung tertahan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah di tengah perayaan Thanksgiving.

“Pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat juga cenderung bergerak turun, sehingga menambah topangan bagi rupiah,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (26/11), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.551 dibanding sebelumnya (23/11) di posisi Rp14.552 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru