MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia berada di bawah level psikologis Rp 15.700 pada Senin 7 November 2022.
Data pertumbuhan ekonomi RI mendorong penguatan sehingga kurs JISDOR menjadi Rp15.692 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.736 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 30 poin atau 0,19% ke posisi Rp 15.708 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.738 per dolar AS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III- 2022, yakni 5,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Sedangkan pertumbuhan antar kuartal ke kuartal (QtoQ) pada kuartal III-2022 sebesar 1,81%.
Tren pertumbuhan ekonomi secara tahunan meningkat secara persisten selama empat kuartal berturut-turut, dengan tumbuh di atas 5% sejak kuartal IV 2021.
Secara kumulatif (cumulative-to-cumulative/ctc) pertumbuhan ekonomi domestik dari kuartal pertama hingga kuartal ketiga tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu mencapai 5,4%.
Di sisi lain dari eksternal, dolar AS melemah menyusul laporan ketenagakerjaan non pertanian atau Non Farm Payrolls (NFP) AS yang meningkat 261.000 tenaga kerja bulan lalu.
Sebelumnya ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan 200.000 pekerjaan, dengan perkiraan mulai dari 120.000 hingga 300.000.
Tingkat pengangguran Negeri Paman Sam naik menjadi 3,7% dari 3,5% pada September. Angka ini membawa ekspektasi Bank Sentral AS Federal Reserve tidak akan terlalu agresif dalam menaikkan suku bungannya pada pertemuan awal Desember nanti.
Baca Juga:






