Rupiah Kembali Bergerak Melemah Menjadi Rp14.524

- Pewarta

Jumat, 7 Desember 2018 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Kembali Bergerak Melemah Menjadi Rp14.524

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore (6/12/20180, tertekan sebesar 134 poin menjadi Rp14.524 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.390 per dolar AS.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa sentimen yang kembali membayangi pergerakan mata uang rupiah yakni defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).

BACA JUGA : Rupiah Kamis Pagi Dibuka Melemah Menjadi Rp14.511

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sentimen CAD kembali menjadi perhatian pasar setelah kekhawatiran atas perang dagang AS-China kembali muncul,” katanya.

Ia mengharapkan data cadangan devisa Indonesia yang sedianya akan dirilis pada akhir pekan ini (7/12/2018), kembali mencatatkan peningkatan sehingga mengurangi kekhawatiran pasar terhadap neraca Indonesia.

Berdasarkan data BEI, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat 115,2 miliar dolar AS pada akhir Oktober 2018, meningkat dibandingkan dengan 114,8 miliar dolar AS pada akhir September 2018.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan kinerja APBN pada 2018 membaik. Realisasi belanja Negara pada Oktober 2018 mencapai 77,5 persen dari pagu, lebih tinggi dibandingkan periode sama dua tahun terakhir. Sementara penerimaan Negara diperkirakan naik 18,2 persen.

“Dengan potensi itu, defisit APBN 2018 bisa di bawah perkiraan sebelumnya sebesar 2,19 persen dari PDB,” katanya.

Membaiknya kinerja realisasi APBN 2018 itu, menurut dia, bisa mengurangi persepsi risiko makroekonomi Indonesia.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (6/12), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.507 dibanding sebelumnya (5/12) di posisi Rp14.383 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB