Penguatan Rupiah Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Global

- Pewarta

Rabu, 23 Januari 2019 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan Rupiah Dibayangi Kekhawatiran Perlambatan Global

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore (22/1/2019)menguat sebesar tujuh poin ke posisi Rp14.220 dibandingkan sebelumnya Rp14.227 per dolar AS.

Analis pasar uang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Selasa mengatakan (22/1/2019), kendati menguat, nilai tukar rupiah masih dibayangi kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global pada tahun ini.

BACA JUGA : Rupiah Selasa Pagi Dibuka Menguat 16 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“‘Overall’, ‘market’ masih dibayangi kekhawatiran akan ‘weakening global outlook’,” ujarnya.

Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2019 menjadi 3,5 persen atau turun 0,2 persen dari proyeksi pada Oktober 2018 lalu sebesar 3,7 persen.

Sedangkan pada 2020, lembaga internasional itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 3,6 persen atau lebih rendah 0,1 persen dibandingkan proyeksi sebelumnya 3,7 persen.

Menurut Rully, penguatan nilai tukar rupiah juga didukung kepercayaan terhadap proyeksi ekonomi Indonesia.

“Terlihat dari terus masuknya arus modal asing di saham dan SBN. Indikator-indikator ekonomi cukup baik,” katanya.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi dibuka menguat Rp14.209 per dolar AS.

Rupiah kemudian sempat bergerak menembus level 14.200 per dolar AS, namun kemudian kembali melemah hingga 14.220 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini, tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.212 dibanding sebelumnya (21/1) di posisi Rp14.182 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru