Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp 102,9 Triliun

- Pewarta

Rabu, 29 Juni 2022 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp 102,9 Triliun

Foto ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Dok

MEDIA EMITEN – Penghimpunan dana di pasar modal sejak Januari hingga 28 Juni 2022 tercatat sebesar Rp 102,9 triliun.

“Penghimpunan dana tersebut dengan emiten baru tercatat sebanyak 22 emiten,” kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu 29 Juni 2022.

Saat ini, otoritas sedang mencermati dinamika ekonomi global dan perkembangan geopolitik yang penuh ketidakpastian.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah perkembangan tersebut, pasar saham Indonesia terpantau terkoreksi seiring dengan arus modal keluar di mayoritas negara berkembang sebagai bentuk risk off investor merespons peningkatan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed sebesar 75 basis poin (bps) pada Juni 2022.

Hingga 24 Juni 2022, OJK mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,5% jika dibandingkan dengan akhir Mei 2022 (month-to-date/mtd) ke level 7.043, dengan non residen mencatatkan arus modal keluar (outflow) sebesar Rp 3,59 triliun.

Sementara di pasar surat berharga negara (SBN), non residen mencatatkan outflow senilai Rp12,4 triliun sehingga mendorong rata-rata imbal hasil atau yield SBN naik 5,2 bps (mtd) pada seluruh tenor.

Selain itu, OJK turut melaporkan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan terus meningkat hingga 9,03% pada Mei 2022 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) untuk terus berkontribusi terhadap berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Pertumbuhan kredit didorong peningkatan pada kredit UMKM dan ritel. Adapun mayoritas sektor utama kredit mencatatkan kenaikan dengan yang terbesar pada sektor manufaktur sebesar 12,4% pada Mei 2022 jika dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm) dan sektor perdagangan 12,1% (mtm).

Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Mei 2022 turut mencatatkan pertumbuhan 9,93% (yoy), yang didorong oleh kenaikan giro.

Di sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB), penghimpunan premi sektor asuransi meningkat dengan penghimpunan premi asuransi jiwa bertambah Rp9,4 triliun, serta asuransi umum bertambah Rp13,1 triliun.

Selain itu, fintech peer to peer (P2P) lending pada Mei 2022 mencatatkan pertumbuhan outstanding pembiayaan tumbuh 84,7% (yoy) atau meningkat Rp 1,49 triliun, dengan pembiayaan hingga Mei 2022 menjadi Rp 40 triliun. Piutang pembiayaan tumbuh 4,5% (yoy) menjadi Rp 379 triliun.

Profil risiko lembaga jasa keuangan pada Mei 2022 masih terjaga dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) neto perbankan tercatat 0,85% dan NPL bruto 3,04%, serta rasio pembiayaan bermasalah perusahaan pembiayaan tercatat 2,8%.

OJK mencatat nilai restrukturisasi kredit COVID-19 semakin mengecil di Mei 2022 yakni Rp 596,25 triliun dari April 2022 sebesar Rp 606,39 triliun, dengan jumlah debitur yang menurun dari 3,26 juta pada April 2022 menjadi 3,13 juta debitur pada Mei 2022.

Dengan demikian OJK mencatat indikator perekonomian dan kinerja sektor jasa keuangan dalam kerangka stabilitas sistem keuangan masih terjaga dengan baik.

Ke depan, otoritas terus memperkuat kerja pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan dan senantiasa berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan khususnya dalam mengantisipasi peningkatan risiko eksternal.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB