Pasar Saham Australia Dibuka Melemah dengan Kerugian Luas

- Pewarta

Rabu, 23 Oktober 2019 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Melemah dengan Kerugian Luas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu (23/10/2019), dengan kerugian luas di seluruh indeks, tidak termasuk saham sumber daya yang sedikit lebih tinggi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 21,30 poin atau 0,33 persen pada 6.649,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 18,50 poin atau 0,27 persen pada 6.760,10 poin.

“Sentimen global beragam. Obligasi naik semalam, tetapi emas turun dan yen Jepang tidak berubah. Hasil beragam untuk aset-aset safe haven menunjukkan penghindaran risiko menemukan keseimbangan,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham sumber daya adalah pengecualian di pasar Aussie dengan sektor energi dan material terangkat sedikit lebih tinggi.

Namun kerugian luas didominasi oleh kemerosotan dalam perawatan kesehatan, kebutuhan pokok konsumen, layanan teknologi dan komunikasi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,31 persen, ANZ turun 0,11 persen, National Australia Bank turun 0,45 persen dan Westpac Bank turun 0,21 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan BHP turun 0,28 persen, Rio Tinto naik 0,63 persen, Fortescue Metals naik 2,82 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,31 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga bervariasi dengan Oil Search turun 0,71 persen, Santos naik 0,97 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,32 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,94 persen dan Woolworths turun 0,91 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,83 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas naik 0,23 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,71 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru