Pasar Saham Australia Berakhir Melemah dengan Kerugian Luas

- Pewarta

Selasa, 19 November 2019 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Berakhir Melemah dengan Kerugian Luas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir melemah pada perdagangan Senin (18/11/2019), setelah merosot lebih dari setengah persen dalam perdagangan awal dan tinggal di sana selama sisa hari itu.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 26,90 poin atau 0,40 persen menjadi 6.766,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 27,20 poin atau 0,39 persen pada 6.871,70 poin.

Hampir semua sektor merosot di seluruh indeks Australia dengan pengecualian consumer discretionaries yang melonjak sementara kebutuhan pokok konsumen naik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tempat lain kerugian tersebar luas dengan layanan komunikasi turun lebih dari satu persen dan sektor keuangan dan layanan kesehatan memberikan hambatan terbesar.

“Sementara pasar turun hari ini, indeks naik hampir dua kali lipat pada Jumat (15/11/2019). Investor dan pedagang tetap memiliki sentuhan hati-hati karena indeks ditutup pada tertinggi sepanjang masa,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,43 persen, National Australia Bank turun 1,19 persen, Westpac Bank turun 0,68 persen dan ANZ turun 0,43 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan BHP naik 0,22 persen, Rio Tinto naik 0,87 persen, Fortescue Metal turun 0,11 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,90 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi dengan Oil Search naik 0,14 persen, Santos turun 0,86 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,77 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam dengan Coles naik 0,13 persen dan Woolworths turun 0,15 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,39 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas terangkat 2,95 persen dan perusahaan biomedis CSL turun satu persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru