Net Sell Asing Capai Rp 2,2 Triliun, IHSG Turun 0,21%

- Pewarta

Kamis, 8 Desember 2022 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Net Sell Asing Capai Rp 2,2 Triliun, IHSG Turun 0,21%

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Bergerak liar, IHSG pada perdagangan Kamis 8 Desember 2022 akhirnya ditutup turun 14,53 poin atau 0,21% menjadi 6.804,23. IHSG sempat dibawa ke bawah 8.700 dan akhir sesi menguat meski masih berada di zona merah.

Investor asing masih melakukan melego saham hingga mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar R 2,2 triliun di seluruh pasar dan di pasar reguler tercatat jual bersih sebesar Rp 1,98 triliun.

Saham-saham yang banyak dilego asing dengan net sell terbanyak adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 600,46 miliar, PT Ban Mandiri Tbk (BMRI) Rp 515,34 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 356,43 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 263,42 miliar, dan PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) senilai Rp 147,10 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya pembelian bersih asing (net buy)terjadi pada saham PT CASA Rp 262,55 miliar, PT Indah Kiat & Pulp Tbk (INKP) Rp 42,61 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 41,68 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 29,39 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 24,49 miliar.

Sentimen pasa dipengaruhi oleh faktor global yakni kekhawatiran terjadinya resesi di Amerika Serikat (AS) yang menyeret sentimen negatif bursa saham di Wall Street dan mayoritas indeks saham di Asia Pasifik.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 111,97 atau 0,4% ke 27.574,43, Indeks Hang Seng naik 635,41 atau 3,38% ke 19.450,23, Indeks Shanghai terkoreksi 2,27 poin atau 0,07% ke 3.197,35, dan Indeks Straits Times menguat 10,63 poin atau 0,33% ke 3.236,08.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling 1,57%, diikuti sektor perindustrian dan sektor teknologi masing-masing turun 1,06% dan 0,87%.

Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor barang baku naik paling tinggi 1,52%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti & real estat masing-masing naik 1,06% dan 1,01%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GPSO, CHEM, INCF, PADA, dan BSBK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AMRT, GOTO, UFOE, KIOS, dan MTPS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.191.922 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,11 miliar lembar saham senilai Rp15,17 triliun. Sebanyak 226 saham naik, 316 saham menurun, dan 156 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru