Minyak Melonjak, Jelang Perteman OPEC+

- Pewarta

Sabtu, 3 Juni 2023 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak Melonjak, Jelang Perteman OPEC+

Foto ilustrasi: Harga minyak mentah melanjutkan penguatan,respons kebijakan OPEC/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak mentah berjangka melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), jelang petemuan OPEC+ pada Minggu 4 Juni 2023.

Minyak juga mendapat dukungan setelah Kongres AS meloloskan kesepakatan plafon utang yang mencegah gagal bayar di konsumen minyak terbesar di dunia dan data pekerjaan memicu harapan untuk kemungkinan jeda dalam kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik US$ 1,64 atau 2,34% menjadiUS$ 71,74 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus menguat US$ 1,85 atau 2,49% menjadi US$ 76,13 per barel di London ICE Futures Exchange.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penutupan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 26 Mei untuk WTI dan 29 Mei untuk Brent. Untuk minggu ini, kedua kontrak turun sekitar 1% kerugian mingguan pertama mereka dalam tiga minggu terakhir.

Baik Senat AS maupun Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan undang-undang untuk menangguhkan plafon utang pemerintah AS hingga 1 Januari 2025, yang pada dasarnya menghilangkan ketidakpastian seputar kemungkinan gagal bayar utang AS.

Selain itu, Amerika Serikat menambahkan 339.000 penggajian non-pertanian pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan konsensus 190.000 dan 294.000 pada April, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Jumat (2/6/2023).

Pasar menunggu pertemuan akhir pekan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+ ) yang dijadwalkan pada Minggu dengan kebijakan produksi minyak sebagai topik utama.

Grup tersebut pada April mengumumkan pengurangan produksi yang mengejutkan sebesar 1,16 juta barel per hari, tetapi kenaikan harga yang dihasilkan telah terhapus dan minyak mentah diperdagangkan di bawah tingkat pemotongan sebelumnya.

“Tidak ada yang mau kekurangan minyak mentah menjelang pertemuan OPEC+ akhir pekan. … Pedagang tidak boleh meremehkan apa yang akan dilakukan dan pengaruh Saudi selama pertemuan OPEC+,” kata Edward Moya, analis pasar senior di perusahaan data dan analitik OANDA.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru