Koreksi Harga Komoditas, Tekan IHSG Minus 0,64%

- Pewarta

Rabu, 7 September 2022 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koreksi Harga Komoditas, Tekan IHSG Minus 0,64%

Foto ilustrasi: pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia /Dok

MEDIA EMITEN – Koreksi harga komoditas seiring penguatan dolar AS menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) minus 46,4 poin atau 0,64% ke posisi 7.186,76 pada penutupan perdagangan Rabu 7 September 2022.

Harga komoditas seperti minyak sawit mentah atau CPO, timah, dan batubara, juga menjadi katalis negatif bagi IHSG karena dolar AS menguat. Pelaku pasar dalam mengantisipasi aksi The Fed memberikan ringkasan tentang kondisi perekonomian saat ini yang dikenal dengan Beige Book.

Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tidak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 1,58%, diikuti sektor energi dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 1,36% dan minus 0,97%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang baku sebesar 0,31%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INKP, TBIG, UNVR, BBCA, dan INTP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MEDC, ARTO, ASII, MDKA, dan TOWR.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing (net foreign buy) di seluruh pasar sebesar Rp 671,92 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 543,17 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.547.444 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 36,3 miliar lembar saham senilai Rp15,36 triliun. Sebanyak 200 saham naik, 329 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 9,52 poin atau 0,03% ke 27.610,09, indeks Hang Seng turun 77,87 poin atau 0,41% ke 19.147,83, dan indeks Straits Times meningkat 9,72 poin atau 0,3% ke 3.225,2.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru