MEDIAEMITEN.COM – Portal berita Kongsinews.com adalah media online yang memfokuskan pemberitaanya seputar EKONOMI dan BISNIS.
Namun tentu saja media online ini juga tidak akan melewatkan begitu saja berita terkini yang terkaitu dengan isu seputar NASIONAL dan POLITIK.
“Salah satu kekhususan media online ini adalah memiliki rubrik KOMUNITAS, yang akan menampung berita dan informasi seputar komunitas Tionghoa – Indonesia,” kata Pendiri Kongsinews.com Budi Purnomo, Senin, 20 Februari 2033.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di rubrik ini, menurut Budi, Kongsinews.com akan menampilkan berita kegiatan sosial, kegiatan budaya maupun even yang dilakukan oleh organisasi atau komunitas marga-marga Tionghoa.
Selain rubrik tersebut, rubrik INTERNASIONAL akan menampilkan berita seputar kiprah negara Republik Rakyat Tiongkok di dunia, dan terutama Indonesia.
Budi menjelaskan, “Pepatah Tiongkok Kuno” juga akan hadir setiap hari di Rubrik HISTORIS, untuk memberikan pencerahan kepada para pembacanya.
Asal Usul Nama Kongsi
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Dikutip dari situs Wikipedia, Kongsi (Hanzi: 公司, hanyu pinyin: gongsi) adalah istilah bahasa Indonesia.
Kata ini berasal dari bahasa Hokkian yang mempunyai dua makna dalam bahasa Indonesia.
Makna pertama, kerja sama atau menjalin hubungan antara 2 atau lebih orang.
Makna kedua, perusahaan, organisasi. Perkumpulan orang-orang yang memiliki marga dan asal daerah yang sama.
Baca Juga:
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kongsi sendiri berarti harfiah perusahaan atau organisasi berlaba.
Dalam bahasa Melayu, kedua kata ini lebih umum digunakan dibandingkan dalam bahasa Indonesia.
“Kongsi juga dimaksudkan untuk membangun sinergitas, sehingga Indonesia yang di dalamnya berbagai suku, termasuk Tionghoa bisa menyatukan visi memperkokoh persatuan dan memajukan Indonesia,” kata Budi.***








