MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 62,41 poin atau 0,94% ke posisi 6.565,7 pada penutupan perdagangan Kamis 16 Maret 2023. Pelaku pasar khawatir dengan krisis keuangan Credit Suisse yang bisa menyebar.
Krisis Silicon Valley Bank (SVB) dan kini meluar ke Credit Suisse menimbulkan kekhawatiran investor tentang kegagalan industri perbankan. Namun, kekhawatiran itu kini mereda setelah Bank Sentral Swiss berjanji akan memberikan pinjaman kepada Credit Suisse.
Dalam pernyataannya Kamis pagi, 16 Maret 2023, Credit Suisse mengatakan akan menempuh opsi meminjam uang dari bank sentral Swiss hingga 50 miliar franc Swiss ($54 miliar). Itu mengikuti jaminan dari otoritas Swiss pada Rabu, 15 Maret 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bank Sentral Swiss (SNB) dan Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss mengatakan dalam sebuah pernyataan Rabu bahwa Credit Suisse “memenuhi persyaratan modal dan likuiditas yang dikenakan pada bank-bank yang penting secara sistemik.” Harga saham bank tersebut langsung rebound, melesat hingga 30%.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75%.
Dari mancanegara, pasar tampaknya berspekulasi atas runtuhnya Sillicon Valey Bank (SVB) membuat The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunganya agar mengurangi potensi terjadinya krisis keuangan dan ekonomi yang lebih luas.
Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Baca Juga:
Dua Alumni Peking University Raih “Fields Medal”, Sebanyak 14 Akademisi PKU Tampil di ICM 2026
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor menguat yaitu sektor kesehatan yang tercatat naik 0,57%. Sedangkan sektor yang melemah antara lain, energi turun 2,85%, diikuti sektor bahan baku dan sektor teknologi yang turun masing-masing 2,55% dan 2,24%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu HALO, DWGL, DMMX, LAJU, dan DEWI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MEDC, TAYS, SAGE, HRUM, dan PNBS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.406.599 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,57 miliar lembar saham senilai Rp10,34 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 473 saham menurun, dan 130 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 218,90 poin atau 0,8% ke 27.010,6, indeks Hang Seng melemah 335,95 poin atau 1,72% ke 19.203,9, indeks Shanghai melemah 36,42 poin atau 1,12% ke 3.226,8, dan indeks Strait Times melemah 20,49 poin atau 0,65% ke 3.152,4.







