IHSG Turun 0,9%, Pasar Antisipasi Rencana Kenaikan Harga BBM

- Pewarta

Senin, 22 Agustus 2022 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Turun 0,9%, Pasar Antisipasi Rencana Kenaikan Harga BBM

Foto ilustrasi: pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia /Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 64,45 poin atau 0,9% ke level 7.107,98 pada penutupan perdagangan Senin, 22 Agustus 2022.

Sebagian pelaku pasar melakukan aksi ambil untung (profit taking) mengantisipasi rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menunggu arahan The Fed terkait kenaikan suku bunga.

“Investor menantikan konferensi yang diselenggarakan oleh bank sentral AS (Federal Reserve) minggu ini di Jackson Hole, Wyoming untuk mencari sinyal atau arahan (guidance) mengenai kenaikan suku bunga acuan di AS,” tulis tim riset Philip Sekuritas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, investor asing masih mencatatkan pembelian dengan posisi jual bersih (net foreign buy) sebesar Rp 956,72 miliar di semua pasar. Saham-saham yang banyak dibeli asing, antara lain TLKM, BMRI, BBCA, ASII, AMRT, ICBP, dan UNVR.

Sementara itu, indeks saham di Asia sore ini Senin ditutup variatif (mixed) dengan kecenderungan turun seiring dengan semakin kuatnya nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama di dunia di tengah kegelisahan mengenai pertumbuhan ekonomi global.

Ketidakpastian global yang tinggi telah mendongkrak permintaan atas dolar AS sebagai aset berisiko rendah (safe haven) paling likuid. Pelonggaran kebijakan moneter di Tiongkok justru menyoroti masalah di pasar propeti negara itu.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 135,83 poin atau 0,47% ke 28.794,5, indeks Hang Seng turun 116,05 poin atau 0,59%n ke 19.656,98, dan indeks Straits Times terkoreksi 19,95 poin atau 0,61% ke 3.266,46.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu masing-masing minus 0,65%, diikuti sektor barang baku minus 2,32%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen primer sebesar 0,02%.

Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu BBCA, TLKM, TOWR, BMRI, CPIN. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, BBRI, MDKA, ARTO, BBNI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.285.078 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,1 miliar lembar saham senilai Rp13,75 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 399 saham menurun, dan 156 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru