MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 25,49 poin atau 0,36% ke posisi 7.153,1 pada penutupan perdagangan Kamis 1 September 2022. Saham-saham sektor teknologi memimpin pelemahan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 1,65%, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan masing-masing turun 1,47%, dan 0,99%. Sedangkan sektor yang mengalami penguatan yakni energi naik 0,86%, barang konsumen primer dan sektor perindustrian masing-masing naik 0,5%, dan 0,15%.
Perdagangan saham hari ini diwarnai aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih (net foreign buy) di seluruh pasar sebesar Rp 383,73 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 232,46 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sentimen yang mempengaruhi perdagangan masih seputar rencana kenaikan harga BBM dan faktor global terkait langkah hawkish The Fed. Gubernur Federal Reserve (Fed) Cleveland Lorreta Mester mengatakan bahwa bank sentral AS dapat menaikkan suku bunga sedikit di atas empat persen pada awal tahun depan.
Dari dalam negeri, katalis positif datang dari PMI Manufaktur S&P Global Indonesia yang naik menjadi 51,7 pada Agustus 2022 dari 51,3 pada Juli 2022 ditopang pemulihan lebih lanjut dalam kondisi ekonomi setelah pandemi.
Selanjutnya Badan Pusat Statistik (BPS) mempublikasikan data inflasi Agustus 2022 dimana secara bulanan tercatat deflasi 0,21%. Sementara secara tahunan tercatat inflasi 4,69%, yang meskipun relatif tinggi tetapi melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang 4,94%.
Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah namun berhasil menguat satu jam sebelum penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bergerak di teritori positif sebelum akhirnya terkoreksi satu jam jelang penutupan bursa saham.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.273.469 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,52 miliar lembar saham senilai Rp12,95 triliun. Sebanyak 238 saham naik, 282 saham menurun, dan 180 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 430,06 poin atau 1,53% ke 27.661,47, Indeks Hang Seng turun 371,51 poin atau 1,86% ke 19.582,88, dan Indeks Straits Times meningkat 2,41 poin atau 0,07% ke 3.224,08.







