IHSG Menguat 0,02%, Investor Mencerna Data Ekonomi

- Pewarta

Rabu, 1 Maret 2023 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Menguat 0,02%, Investor Mencerna Data Ekonomi

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 1,70 poin atau 0,02% ke posisi 6.844,9 pada perdagangan Rabu 1 Maret 2023.

Pelaku pasar mencerna data ekonomi dari berbagai negara. Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2023 naik sebesar 0,16% month to month (mtm), namun lebih rendah dibandingkan Januari 2023 yang sebesar 0,34% mtm.

Secara tahunan, inflasi mencapai 5,47% year on year (yoy) pada Februari 2023, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,24 pada Februari 2022 menjadi 114,16 pada Februari 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data ekonomi China, indeks PMI manufaktur membaik. Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur resmi China berdiri di 52,6 bulan lalu dibandingkan 50,1 pada Januari dan jauh di depan perkiraan para analis sebesar 50,5, memberikan harapan investor bahwa pemulihan China dapat mengimbangi perlambatan global.

Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG berhasil naik tipis ditopang sektor keuangan.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor keuangan paling tinggi yaitu 0,59%, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer naik masing-masing 0,58% dan 0,03%.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor transportasi turun paling dalam minus 1,7%, diikuti sektor properti dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing minus 0,69%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FUTR, AMAN, VAST, MKTR dan RAFI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BRPT, CBRE, KRYA, ZATA, dan GIAA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.104.632 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,50 miliar lembar saham senilai Rp8,98 triliun. Sebanyak 221 saham naik, 286 saham menurun, dan 222 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 70,90 poin atau 0,26% ke 27.516,5, indeks Hang Seng menguat 848,72 poin atau 4,29% ke 20.634,6, indeks Shanghai naik 32,74 poin atau 1% ke 3.312,3, dan indeks Strait Times melemah 2,06 poin atau 0,06% ke 3.260,5.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru