IHSG Melemah 0,67%, Pasar Cermati Kesepakatan Plafon Utang AS

- Pewarta

Selasa, 30 Mei 2023 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melemah 0,67%, Pasar Cermati Kesepakatan Plafon Utang AS

Foto ilustrasi: Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/IST.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 44,68 poin atau 0,67% ke level 6.636,42 pada akhir perdagangan Selasa 30 Mei 2023. Pelaku pasar mencermati kesepakatan terkait plafon utang Amerika Serikat (AS).

Pelaku pasar yang cenderung menunggu persetujuan kongres atas kesepakatan yang bertujuan untuk mencegah default utang AS. Parlemen AS bersiap untuk melakukan pemungutan suara terhadap rancangan undang-undang untuk mencegah gagal bayar.

Di sisi lain, pasar juga menantikan rilis data manufaktur China, yang mana diprediksi berada di zona kontraksi, sehingga membuat keraguan pasar akan proses pemulihan ekonomi China. Investor bersikap wait and see terhadap prospek ekonomi China.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari dalam negeri, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen memberikan insentif perpajakan pada tahun depan, yang mana akan memberikan daya tarik investor untuk berinvestasi di dalam negeri, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 1,3%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor energi yang naik masing-masing 0,45% dan 0,43%.

Enam sektor terkoreksi yaitu sektor industri turun paling dalam minus 1,42%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor kesehatan yang masing-masing turun minus 0,99% dan minus 0,84%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FILM, HOMI, PANI, RAAM dan GIAA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KLIN, PICO, UNIQ, SSMS dan DOOH.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.286.136 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,87 miliar lembar saham senilai Rp9,23 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 294 saham menurun, dan 213 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 94,69 poin atau 0,3% ke 31.328,19, indeks Hang Seng menguat 44,67 poin atau 0,24% ke 18.595,77, indeks Shanghai menguat 2,76 poin atau 0,09% ke 3.224,21, dan indeks Strait Times melemah 7,66 poin atau 0,24% ke 3.187,56.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB