IHSG Masih Tertekan, Asing Terus Keluar

- Pewarta

Senin, 19 Desember 2022 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Masih Tertekan, Asing Terus Keluar

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tertekan dan ditutup turun 32,5 poin atau 0,48% menjadi 6.779,7 pada perdagangan Senin 19 Desember 2022.

Kekhawatiran resesi ekonomi global masih mendominasi pasar. Investor asing terus keluar dari pasar saham Indonesia dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell) di seluruh pasar sebesar Rp185,63 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp 490,51 miliar.

Pasar saham global berada di bawah tekanan jual sejak minggu lalu menyusul kenaikan suku bunga yang terus berlanjut untuk menjinakkan inflasi, meski laju inflasi sendiri sudah mulai melandai.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank sentral AS The Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga acuan minggu lalu. Pelemahan dari berbagai rilis data ekonomi belakangan ini juga membuat investor bingung ke mana lagi mencari sentimen positif pada akhir 2022 ini.

Santa Rally, yang biasanya dimulai pada pertengahan bulan Desember, tahun ini tampaknya akan sulit terjadi di tengah kekhawatiran mengenai resesi global dan retorika tegas atau hawkish dari pejabat bank sentral.

Di Asia, Tiongkok menghadapi gelombang besar penularan virus COVID-19 pasca pelonggaran sejumlah pembatasan dalam kebijakan Zero COVID pada awal bulan ini sehingga investor khawatir aktivitas dunia usaha dan sistem kesehatan di Tiongkok akan mengalami pukulan hebat dalam jangka pendek.

Investor tampak mengabaikan pengumuman yang dibuat oleh Partai Komunis Tiongkok pada akhir pekan lalu bahwa Pemerintah Tiongkok akan membangkitkan ekonominya yang sedang lesu melalui stimulasi konsumsi dalam negeri dan pasar properti.

Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 2,04%, diikuti sektor barang baku dan sektor keuangan masing-masing minus 1,64% dan 0,99%.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen non primer masing-masing sebesar 0,52% dan 0,2%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ERTX, TAYS, NICL, SDPC, dan NASI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KRYA, BRIS, WMPP, MINA, dan CHEM.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 919.155 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,03 miliar lembar saham senilai Rp10,6 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 349 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 289,48 atau 1,05% ke 27.237,64, indeks Hang Seng turun 97,86 atau 0,5% ke 19.352,81, indeks Shanghai terkoreksi 60,74 poin atau 1,92% ke 3.107,12, dan indeks Straits Times menguat 15,8 poin atau 0,49% ke 3.256,61.

Berita Terkait

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terbaru