MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 27,52 poin atau 0,38% ke level 7.305,6 pada penutupan perdagangan Kamis 15 September 2022.
Penguatan IHSG dibarengi aksi beli oleh investor asing dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp 1,92 triliun di pasar reguler. Namun jika memperhitungkan adanya aksi crossing jual saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) senilai Rp 6,24 triliun di pasar negosiasi maka terjadi penjualan bersih (net foreign sell) di seluruh pasar sebanyak Rp 3,98 triliun.
Sentimen positif datang dari surplus neraca perdagangan RI sebesar US$ 5,76 miliar pada Agustus, terbesar dalam empat bulan terakhir. Ekspor tumbuh 30,15% (yoy), sedangkan impor tumbuh 32,81% (yoy).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dimana sektor properti & real estat naik paling tinggi yaitu 2,14%, diikuti sektor keuangan dan sektor perindustrian masing-masing 0,98% dan 0,72%.
Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,15%, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 1,13% dan minus 0,54%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.661.737 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,95 miliar lembar saham senilai Rp25,69 triliun. Sebanyak 268 saham naik, 283 saham menurun, dan 154 tidak bergerak nilainya.
Sementara indeks saham di Asia sore ini ditutup beragam dengan kecenderungan naik tipis karena investor mempertimbangkan risiko bank sentral AS The Federal Reserve menaikkan sku bunga acuan sebesar 100 basis poin minggu depan untuk menaklukkan lonjakan inflasi.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 57,29 poin atau 0,21% ke 27.875,91, indeks Hang Seng naik 83,28 poin atau 0,44% ke 18.930,38, dan indeks Straits Times meningkat 11,35 poin atau 0,35% ke 3.269,37.







