MEDIA EMITEN – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencetak rekor tertinggi baru (all time high) sepanjang masa ke level 7.318,02 pada penutupan perdagangan Selasa 13 September 2022.
Saham-saham sektor keuangan dengan kapitalisasi besar menjadi pendorong kenaikan IHSG yang menguat 63,65 poin atau 0,88% menjadi 7.318,02. Pergerakan IHSG dalam rentang 7.254-7.345 dengan nilai transaksi Rp 15,2 triliun.
Seiring IHSG yang mencetak all time high, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tak mau ketinggalan untuk mencetak rekor tertinggi baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham BBCA ditutup naik Rp 150 atau 1,79% ke level tertinggi baru sepanjang masa Rp 8.525 hari ini. Dengan lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar saham (market cap) BBCA melambung menjadi Rp 1.050 triliun atau bertahan di peringkat pertama.
Begitu juga dengan saham BMRI melesat Rp 275 atau 3% menuju level tertinggi baru Rp 9.450. Penguatan harga saham BMRI mendongkrak kapitalisasi pasar menjadi Rp 440,99 triliun berada di peringkat keempat.
Berdasarkan sektoral, penguatan IHSG hari ini didorong oleh saham di sektor keuangan yang naik 1,87%, sektor industri 1,35%, sektor properti 1,1%, dan sektor transportasi maupun logistik 2,24%. Sebaliknya, saham sektor material dasar turun 0,39%, sektor teknologi turun 0,60%, dan sektor konsumer primer 0,21%.
Saham-saham yang menjadi top gainers hari ini antara lain PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) naik Rp 19 (33,93%), PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menguat Rp 50 (33,56%) menjadi Rp 199, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Tbk (JMAS) naik Rp 33 (30,28%) menjadi Rp 142, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) menguat Rp 76 (25%) menjadi Rp 380, dan PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik Rp 34 (24,82%) menjadi Rp 171.
Baca Juga:
Nippon Paint China Tampil Perdana di ARCHIDEX 2026, Pamerkan Inovasi untuk Industri Konstruksi
Sedangkan saham yang mengalami pelemahan antara lain, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) yang mengalami auto reject bawah berturut-turut dalam lima hari transaksi bursa, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS), PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), dan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).







