MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu 3 Agustus 2022 menguat berhasil menembus level psikologis 7.000. Saham-saham berbasis teknologi memimpin penguatan indeks.
IHSG ditutup menguat 58,48 poin atau 0,84% ke posisi 7.046,64. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 11,34 poin atau 1,15% ke posisi 999,95.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 3,22%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor keuangan masing-masing naik 2,27% dan 0,95%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan enam sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen non-primer turun paling dalam 1,06%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 0,43% dan 0,25%.
Tingginya penguatan saham sektor teknologi didukung atas lonjakan harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencapai Rp 24 (8,05%) menjadi Rp 322, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menguat Rp 10 (3,50%) menjadi Rp 296, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp 85 (4,62%) menjadi Rp 1.925, dan PT WIR Asia Tbk (WIRG) naik Rp 10 (1,80%) menjadi Rp 965.
Pasar mencermati kondisi geopolitik menyusul kunjungan Ketua House of Representatives (DPR) AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Nancy Pelosi melanjutkan kunjungan kerjanya di Asia dengan mampir ke Taiwan sehingga memicu kemarahan Pemerintah China yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari teritori atau wilayahnya.
China mengumumkan uji tembak misil dan latihan militer di sekitar Taiwan setelah Nancy Pelosi menjadi pejabat AS tertinggi dalam 25 tahun yang mengunjungi Taiwan. China juga menghentikan penjualan pasir serta pembelian ikan dan sejumlah buah-buahan dari Taiwan.
Baca Juga:
Yeastar Umumkan Pemenang Yeahs Awards 2026, Apresiasi Inovasi AI dan Kesuksesan Mitra
Casio Luncurkan Jam Tangan Mekanis Berbobot Ringan dengan Tampilan Waktu yang Mudah Dibaca
Dari sisi makroekonomi, data Caixin Services PMI China naik ke level 55,5 pada Juli, tertinggi sejak April 2021 dari level 54,5 pada bulan sebelumnya.
Di pasar komoditas, harga emas bergerak naik seiring dengan pelemahan nilai tukar dolar AS dan meningkatnya ketegangan antara AS dan China, serta kenaikan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS.
Untuk nanti malam, investor mengantisipasi pengumuman hasil pertemuan OPEC+ dan rilis sejumlah data ekonomi AS seperti Factory Orders dan ISM Non-Manufacturing Index.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.365.353 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,85 miliar lembar saham senilai Rp21,32 triliun. Sebanyak 267 saham naik, 250 saham menurun, dan 165 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam
Bursa saham regional Asia mayoritas menguat, antara lain Indeks Nikkei naik 147,17 poin atau 0,53% ke 27.741,9, Indeks Hang Seng naik 77,88 poin atau 0,4% ke 19.767,09, dan Indeks Straits Times meningkat 14,92 poin atau 0,46% ke 3.254,07.







