MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup di di zona hijau, mennguat 30,72 poin atau 0,46% ke osisi 6.684,56 pada perdagangan akhir pekan, Jumat 6 Januari 2023. Meski demikian, investor asing masih terus jualan, keluar dari pasar saham Indonesia.
Berdasarkan data RTI, investor asing mencatatkan jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 504,7 miliar di seluruh pasar, sementara di pasar reguler net sell sebesar Rp 418,15 miliar.
Net sell terbanyak antara lain pada yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 262,49 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 121,23 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 74,58 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 39,70 miliar, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) senilai Rp 34,94 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa saham regional Asia lainnya, antara lain indeks Nikkei menguat 153 poin atau 0,59% ke 25.973,8, indeks Hang Seng turun 60,53 poin atau 0,29% ke 20.991,64, indeks Shanghai meningkat 2,42 poin atau 0,08% ke 3.157,64, dan indeks Strait Times terkoreksi 15,94 poin atau 0,48% ke 3.276,72.
Fokus perhatian investor juga tertuju pada rilis data pasar tenaga kerja Non-Farm Payrolls (NFP) AS nanti malam dengan ekspektasi ekonomi AS kemungkinan mempertahankan laju penambahan pekerja dan pertumbuhan upah yang solid selama Desember 2022.
Momentum pertumbuhan di pasar tenaga kerja AS diprediksi baru akan melambat pada pertengahan tahun ini karena The Federal Reserve yang terus menaikkan suku bunga acuan untuk melawan inflasi.
NFP diramal akan bertambah 200.000 tenaga kerja bulan lalu setelah bertambah 263.000 klaim pada November. Jika benar, itu akan menjadi angka penambahan NFP terkecil dalam dua tahun. Sedangkan tingkat pengangguran diyakini tidak berubah atau tetap di 3,7%.
Baca Juga:
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Pertukaran Budaya Guangfu Hadirkan Beragam Pertunjukan di Indonesia
Huawei Raih Gelar “Leader” dalam Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Storage Platforms 2026
Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan terus bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di zona hijau sampai penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor barang baku naik paling tinggi yaitu 1,82%, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,4% dan 0,95%.
Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 0,84%, diikuti sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,38% dan minus 0,3%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu GGRM, MKPI, BYAN, INTP, dan SMGR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni EDGE, NFCX, MCAS, SMMA, dan TFAS.
Baca Juga:
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.156.590 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,29 miliar lembar saham senilai Rp9,2 triliun. Sebanyak 271 saham naik, 265 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.







