IHSG Ambles di Bawah Level Psikologis 7.000

- Pewarta

Kamis, 10 November 2022 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Ambles di Bawah Level Psikologis 7.000

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di BUrsa Efek Indonesia/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ambles di bawah level psikologis 7.000 pada penutupan perdagangan Kamis 10 November 2022. Kejatuhan IHSG diiring aksi jual asing (net foreign sell) senilai Rp 897,30 miliar di seluruh pasar.

IHSG ajlok 103,25 poin atau 1,46% menjadi 6.966,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 17,56 poin atau 1,74% ke posisi 991,65.

Saham-saham bluechips banyak dijual asing, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 452,77 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 108,49 miliar, PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) senilai Rp 89,30 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 87,89 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 79,90 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentimen negatif yang mempengaruhi pergerakan saham hari ini antara lain kolapsnya pasar kripto menyusul kabar Binance mundur dari rencananya untuk mengakuisisi FTX, meninggalkan kerajaan crypto Sam Bankman-Fried di ambang kehancuran.

Selain itu, pelaku pasar menantikan hasil perilisan data inflasi AS dan juga mencermati hasil pemilu sela AS. Pasar komoditas batubara juga anjlok dengan harga Ice Newcastle coal di level US$ 300 atau turun 7,22%.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 2,3%, diikuti sektor energi dan sektor perindustrian masing-masing minus 1,97% dan minus 1,94%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZATA, BSBK, KJEN, KRYA, dan MEDS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NANO, MEDC, PDPP, APLN, dan BABP.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu INTP, KLBF, SMGR, TPIA, dan UNVR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GOTO, BBRI, BBCA, UNTR, dan ADRO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.363.591 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,22 miliar lembar saham senilai Rp12,84 triliun. Sebanyak 136 saham naik, 421 saham menurun, dan 151 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 270,33 atau 0,98% ke 27.446,1 indeks Hang Seng turun 277,48 atau 1,7% ke 16.081,04, indeks Shanghai terkoreksi 12,04 poin atau 0,39% ke 3.036,13, dan indeks Straits Times menguat 8,29 poin atau 0,26% ke 3.173,79.

Berita Terkait

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terbaru