Hebat euy, Pertamina Lubricants Kembangkan Program CSR Ngopi Bayar Pakai Sampah

- Pewarta

Kamis, 3 Juni 2021 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIA EMITEN – Pertamina Lubricants melalui salah satu pabrik pelumasnya, Production Unit Gresik (PUG) bersama Pemerintah Daerah Gresik melakukan kegiatan Rembug Akur Ngopi Bayar Pakai Sampah dan meluncurkan Kampung Kerajinan Daur Ulang serta Edukasi Urban Farming (Kreasi) di Kopi Sampah Kelurahan Sidokumpul pada Rabu, 2 Juni 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Kampung Kreasi bersama Manager Production Unit Gresik Pertamina Lubricants Dody Aditya dengan harapan mampu menjadi pilot project kampung eduwisata di kampung ini dan dapat diadopsi di wilayah lain atau lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Pertamina: Konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo Meningkat , BBM Berkualitas Semakin Diminati

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dody Arief Aditya mengatakan Pertamina Lubricants memiliki komitmen tinggi untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi dengan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Salah satunya adalah bersinergi untuk pengembangan kampung ini melalui Program CSR yakni Ngopi Bayar Pakai Sampah sebagai bentuk komitmen untuk mulai mengurangi penggunaan plastik maupun sampah lapak di lingkup masyarakat.

Dody menambahkan, sejak dikembangkan inovasi program Ngopi Bayar Pakai Sampah di Kedai Kopi Sampah dari tahun 2019 ini, maka turut aktif dalam mengurangi jumlah sampah kering di wilayah Kelurahan Sidokumpul.

Tercatat di tahun 2020, berhasil menyumbang jumlah pengurangan sampah yang ke TPS sebesar 1 ton sampah kering atau 0,082 % dari jumlah sampah keseluruhan di Kelurahan Sidokumpul.

“Melalui kegiatan Rembug Akur ini juga, kami siap membantu warung kopi lainnya untuk mereplikasikan Program Ngopi Bayar Pakai Sampah yang berada di berbagai wilayah Kabupaten Gresik,” tuturnya.

Selain itu untuk mengembangkan daya tarik konsumen di kegiatan Ngopi Bayar Pakai Sampah, dikembangkan jenis penukaran yang ditawarkan berupa penukaran terhadap produk pelumas Pertamina.

Simak Pula: Realisasi Investasi Asing Lebih Tinggi dari PMDN, BKPM Sebut Ini

Walaupun membutuhkan tabungan sampah hingga 15 kg, diharapkan melalui ini masyarakat semakin termotivasi dalam pengurangan sampah.

“Kampung ini merupakan hasil karya yang lahir melalui kolaborasi dan sinergi hebat dari Karang Taruna, industri, pemerintah, dan masyarakat,” ucap Manager Production Unit Gresik Pertamina Lubricants Dody Aditya (ENI)

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB