MEDIA EMITEN – Harga emas turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) di bawah level psikologis 2.000 dolar AS untuk pertama kalinya sejak 1 Mei karena greenback menguat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada bulan Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok US$ 29,70 atau 1,47% menjadi US$ 1.993 per ounce setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 2.022,70 dan terendah di US$1.989,10 per ounce.
Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,2% menjadi 102,61, saat investor mencermati pembicaraan plafon utang untuk mencegah kemungkinan gagal bayar yang dapat bergema di seluruh pasar aset dan merusak kepercayaan pada ekonomi terbesar di dunia itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Emas menetap di bawah US$ 2.000 untuk pertama kali sejak awal Mei dan setelah reli ke rekor tertinggi. Hal ini karena investor berlari ke mata uang yang relatif aman dolar dan obligasi pemerintah AS di tengah data ekonomi AS yang beragam menunjukkan penjualan ritel dan indeks perumahan bertahan.
Dalam sebuah wawancara di Bloomberg Television, Selasa (16/5), Presiden Federal Reserve Richmond Tom Barkin mengatakan bahwa pernyataan Fed setelah pertemuan Mei paling baik ditafsirkan sebagai memberikan opsi kepada para pejabat untuk menaikkan suku bunga lagi pada bulan Juni atau berhenti.
“Emas lebih rendah karena Wall Street menunggu pembaruan yang berarti dengan pembicaraan plafon utang,” kata Ed Moya, analis di platform perdagangan online OANDA.
Sementara itu, data ekonomi yang dirilis pada hari Selasa (16/5) beragam. Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS naik 0,5% pada bulan April setelah bergerak sideways dalam 2 bulan sebelumnya.
Baca Juga:
Pengalaman Bertema Disney and Pixar’s Toy Story Hadir di SKAI
SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital
Indeks kepercayaan bulanan National Association of Home Builders (NAR) AS naik lima poin menjadi 50 pada bulan Mei. Ini adalah bulan kelima berturut-turut sentimen meningkat di kalangan pengembang.
Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS meningkat 0,4% pada bulan April jika dibandingkan dengan Maret ketika penjualan turun 0,7%. Ini merupakan kenaikan penjualan ritel pertama sejak Januari.
Departemen Perdagangan AS juga melaporkan bahwa persediaan bisnis AS turun 0,1% pada bulan Maret, penurunan pertama dan pembacaan terlemah sejak April 2021.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Juli melemah 39,80 sen atau 1,64%, menjadi berakhir pada 23,893 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan Juli merosot US$ 7,80 atau 0,73% menjadi US$ 1.066,90 per ounce.







