FREN Melesat 12,64%, Ada Transaksi Jumbo di Pasar Nego Rp 1,5 Triliun

- Pewarta

Selasa, 26 Juli 2022 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FREN Melesat 12,64%, Ada Transaksi Jumbo di Pasar Nego Rp 1,5 Triliun

Foto ilustrasi: PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)/IST

MEDIA EMITEN – Saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) melesat 12,64% menjadi Rp 98 pada perdagangan Selasa 26 Juli 2022. Ada transaksi jumbo di pasar negosiasi atas saham FREN senilai Rp 1,57 triliun.

Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham FREN senilai Rp 1,50 triliun melalui transaksi tutup sendiri (crossing).

Bertindak sebagai broker beli adalah BCA Sekuritas dengan pembelian bersih sebanyak 196 juta lot dengan harga pelaksanaan Rp 77 per saham dari invetor domestik kepada investor asing. Belum ada informasi resmi manajemen perseroan terkait transaksi tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham FREN ditutup melesat Rp 11 (12,64% ) menjadi Rp 98. Smartfren Telecom sebelumnya mendapatkan persetujuan untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) alias private placement.

Smartfren diberitakan bakal menggelar private placement dengan menerbitkan saham Seri C baru sebanyak-banyaknya 31 miliar saham. Jumlah tersebut setara 10% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Harga pelaksanaan private placement Smartfren Rp 100 per saham. Dengan aksi korporasi tersebut, FREN berpotensi memperoleh dana segar Rp 3,1 triliun yang nantinya akan digunakan untuk investasi dan/atau keperluan modal kerja Smartfren dan/atau entitas anaknya.

Alibaba dikabarkan akan berinvestasi ke perusahaan telekomunikasi asal Indonesia, Smartfren. Jika kabar ini benar, Sinar Mas makin mantap memperkuat bisnis digital.

Sebelumnya, pendiri PT Smartfren Telecom Tbk  Franky Oesman Widjaja  mengatakan, perusahaannya sudah berinvestasi membangun ekosistem digital selama kurang lebih 14 tahun.

“Kami ingin membentuk ekosistem digital yang berhubungan satu sama lain, sehingga saling menghidupkan dan akhirnya menciptakan bisnis yang berkesinambungan ke depan dan setiap bisnis bisa saling terkoneksi,” katanya beberapa waktu lalu.

Investasi Sinar Mas mengembangkan bisnis teknologi salah satunya membangun jaringan infrastruktur komunikasi. Selain juga melakukan pembelian saham sejumlah perusahaan digital. Menurut Franky, Sinar MAS telah memiliki saham PT Mora Telematika Indonesia atau Moratelindo sebesar 20,5%. Ini dilakukan melalui Smartfren.

Sinar Mas juga telah memiliki ekosistem konten dan streaming media. Perusahaan telah memiliki saham di platform steraming  yaitu Vidio, WeTV hingga Viu. Untuk ekosistem fintech ada Dana, Stockbit, serta KoinWorks. Ada juga Aruna dan Sociolla pada ekosistem digital lainnya.

Investasi Sinar Mas ke startup dilakukan lewat perusahaan modal ventura SMDV dan East Ventures. Dalam bidang properti, Sinar Mas juga aktif membangun pusat perkantoran yang didesain untuk menarik perusahaan digital di BSD Green Office Park, Banten dan di Nongsa, Batam.

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru