Emas Menguat, Pasar Khawatir Inflasi Tinggi

- Pewarta

Sabtu, 9 April 2022 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) karena pasar khawatir inflasi dan resesi ekonomi, serta perang Rusia dan Ukraina yang terus berlarut-larut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange menguat 0,4% atau US$ 7,8 menjadi ditutup pada level US$ 1.945,60 per ounce. Emas menguat 1,1% untuk minggu ini.

‚ÄčKetidakpastian atas apa yang akan dilakukan Federal Reserve setelah menaikkan suku bunga mendorong aliran dana ke emas, kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Investor menunggu rilis indeks harga konsumen Maret pada Selasa minggu depan yang diperkirakan akan melonjak di atas 8%.

Sementara itu, seorang jenderal militer AS mengindikasikan bahwa konflik Rusia-Ukraina dapat berlangsung “bertahun-tahun”, juga mendukung emas.

Departemen Perdagangan AS semalam melaporkan bahwa persediaan grosir AS naik 2,5% pada Februari, dibandingkan 2,1% yang dilaporkan bulan lalu. Persediaan grosir melonjak 19,9 persen di Februari pada basis tahun-ke-tahun.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 8,8 sen atau 0,36% menjadi US$ 24,823 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 17,6 atau 1,84% menjadi US$ 975,6 per ounce.


Berita Terkait

Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia
Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik
Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024
Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi
BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024
Dukung Pemimpin Berprestasi, Harian Investor Luncurkan Majalah Digital atau eMagz Investor Weekly
Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:18 WIB

Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:24 WIB

Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:30 WIB

PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:17 WIB

Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:36 WIB

Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi

Rabu, 3 Juli 2024 - 11:00 WIB

BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024

Senin, 1 Juli 2024 - 09:48 WIB

Dukung Pemimpin Berprestasi, Harian Investor Luncurkan Majalah Digital atau eMagz Investor Weekly

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:57 WIB

Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Berita Terbaru