Emas Kembali Merosot, Data Inflasi AS Lebih Tinggi dari Perkiraan

- Pewarta

Sabtu, 25 Februari 2023 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Kembali Merosot, Data Inflasi AS Lebih Tinggi dari Perkiraan

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

MEDIA EMITEN – Emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kelima berturut-turut dan mencatat penurunan selama empat minggu beruntun. Investor bereaksi terhadap data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange turun US$ 9,7 atau 0,53% menjadi US$ 1.817,10per ounce. Untuk minggu ini, kontrak berjangka emas turun US$ 23,3 atau 1,8%.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2/2023) bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS tidak termasuk makanan dan energi yang disebut Indeks PCE inti naik 0,6% bulan ke bulan dan 4,7% tahun ke tahun pada Januari, lebih tinggi dari perkiraanmasing-masing di 0,5% dan 4,4%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akan berlanjut, mendukung dolar AS menguat dan imbal hasil imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.

Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada Jumat (24/2/2023) bahwa dia belum memutuskan apakah dia ingin bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan berikutnya pada Maret.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2/2023) bahwa penjualan rumah baru AS meningkat 7,2% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 670.000 unit pada Januari, level tertinggi sejak Maret 2022.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 49,60 sen atau 2,33% menjadUS$ 20,81 per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot US$ 37,60 atau 3,98% menjadiUS$ 907,9 per ounce.

Berita Terkait

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terbaru