Dolar di Asia Bertengger Dekati Level Tertinggi

- Pewarta

Rabu, 24 April 2019 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar di Asia Bertengger Dekati Level Tertinggi

Mediaemiten.com, Tokyo – Kurs dolar melayang di dekat level tertinggi 22 bulan terhadap mata uang lainnya di awal perdagangan Asia pada Rabu pagi (24/4/2019), setelah data perumahan AS yang kuat semakin mengurangi kekhawatiran perlambatan di ekonomi terbesar di dunia.

Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya berdiri di 97,602 setelah naik menjadi 97,777 semalam (Selasa), tertinggi sejak Juni 2017.

Data yang menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS melonjak mendekati tertinggi 1,5 tahun untuk Maret pada Selasa (23/4/2019) menambah sentimen positif baru-baru ini dalam penjualan ritel dan ekspor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Euro, yang memiliki bobot terbesar dalam indeks dolar, menyentuh posisi serendah 1,1219 dolar AS setelah merosot 0,25 persen pada hari sebelumnya.

“Ekonomi Eropa terlihat sangat lemah relatif terhadap ekonomi AS dan ini menyoroti pelemahan euro,” kata Takuya Kanda, manajer umum di Gaitame.Com Research.

“Amerika Serikat sekarang diperkirakan telah mengalami pertumbuhan yang kuat di kuartal pertama, memperkuat kekuatan dolar relatif terhadap euro.”

Data PDB kuartal pertama AS pada Jumat (26/4/2019) dapat memperkuat kasus bahwa sementara periode ekspansi global saat ini berada pada tahap akhir, Amerika Serikat berada pada pijakan yang lebih kuat dibandingkan dengan negara-negara ekonomi terkemuka lainnya.

Dolar stabil di 111,855 yen setelah menderita kerugian ringan semalam, dibebani oleh penurunan imbal hasil obligasi perintah jangka panjang.

Dolar Australia sedikit berubah pada 0,7097 dolar AS setelah kehilangan 0,5 persen sehari sebelumnya menjelang laporan inflasi domestik yang diawasi ketat.

Data indeks harga konsumen (IHK) kuartal pertama Australia akan dirilis pada pukul 01.30 GMT dan analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi inti akan datang sekitar 1,7 persen – di bawah kisaran target bank sentral 2-3 persen.

Dolar Kanada berjuang di dekat level terendah empat minggu di 1,3443 dolar Kanada terhadap greenback semalam di tengah harapan bahwa Bank of Canada (BoC) akan melupakan bahasa yang menunjuk ke kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Bank sentral Kanada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya stabil pada pertemuan kebijakan Rabu waktu setempat. Sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan bahwa bank sentral terlihat memegang teguh kebijakannya setidaknya sampai awal 2020. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru