Dolar AS Melemah di Tengah Meningkatnya Pound Sterling

- Pewarta

Selasa, 16 April 2019 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar AS Melemah di Tengah Meningkatnya Pound Sterling

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa pagi (16/4/2019), karena pound sterling Inggris mendapat dukungan dari pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt tentang pembicaraan Brexit di dalam negeri.

Hunt mengatakan dalam wawancara dengan BBC pada Senin (15/4/2019) bahwa pembicaraan antara pemerintah Konservatif dan oposisi utama Partai Buruh untuk menemukan konsensus mengenai rencana Brexit lebih konstruktif daripada yang diperkirakan banyak orang.

Dolar AS juga sedikit melemah terhadap euro pada Senin (15/4/2019) karena investor fokus terhadap data manufaktur Eropa pada Kamis (11/4/2019) untuk tanda-tanda bahwa pertumbuhan di kawasan ini membaik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meningkatkannya data Eropa kemungkinan akan meningkatkan selera risiko dan mengirim harga-harga ekuitas lebih tinggi, yang pada gilirannya bisa menjadi negatif bagi greenback karena investor mengejar peluang lebih tinggi di tempat lain.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,03 persen menjadi 96,9466 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1304 dolar AS dari 1,1295 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound sterling
Inggris naik menjadi 1,3097 dolar AS dari 1,3077 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7174 dolar AS dari 0,7172 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,02 yen Jepang, lebih rendah dari 112,07 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0042 franc Swiss dari 1,0028 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3377 dolar Kanada dari 1,3334 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB