DMO Batal Dicabut Saham Tiga Perusahaan Tambang Ini Melejit

- Pewarta

Kamis, 2 Agustus 2018 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Analis pasar modal menilai keputusan pemerintah membatalkan pencabutan regulasi kewajiban pasok batu bara ke dalam negeri (domestic market obligation/DMO) berdampak positif bagi emiten pertambangan tercermin dari kenaikan harga saham sektor ini di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Secara umum, dampak bagi kinerja emiten pertambangan, terutama batu bara ke depan masih positif,” ujar Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta di Jakarta, Rabu (1/8/2018)

Ia mengakui kabar mengenai pemerintah yang membatalkan rencana pencabutan regulasi DMO itu sempat direspon negatif investor di pasar saham, namun itu sifatnya jangka pendek.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin (31/7) harga saham emiten batu bara cenderung melemah, namun hari ini kembali menguat, itu menunjukan pasar merespon positif kebijakan pemerintah itu,” katanya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/8) ini, saham emiten batu bara di antaranya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 1,34 persen menjadi Rp4.540 per saham, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 2,73 persen menjadi Rp940 per saham, PT Adaro Energy Tbk menguat 3,94 persen menjadi Rp1.980 per saham, dan Indika Energy Tbk naik 3,89 persen menjadi Rp3.740 per saham.

Pembatalan pencabutan regulasi DMO diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas yang digelar di Istana, Bogor, Selasa (31/7).

DMO batu bara diatur melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 23K/30/MEM/2018, yang mewajibkan minimal 25 persen produksi batubara domestik dijual ke PT PLN (Persero).

Sesuai Kepmen ESDM Nomor 1395 K/30/MEM/2018 tentang Harga Batubara untuk Penyediaan Tenaga Listrik, harga DMO batu bara sektor ketenagalistrikan dipatok maksimal 70 dolar AS per ton. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru