Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham di Bursa Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (19/11/2018) dengan kerugian berbasis luas dan hanya sektor utilitas dan telekomunikasi yang sedikit menguat.
Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 19,90 poin atau 0,35 persen menjadi diperdagangkan di 5.710,70 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 20,20 poin atau 0,38 persen pada 5.800,90 poin.
“Investor mungkin takut bahwa ketegangan global sedang meningkat, dengan fokus khusus pada kawasan Pasifik,” sebut laporan yang dikutip dari Xinhua. Namun di luar Pasifik, ketidakpastian di Timur Tengah melihat sektor energi merosot lebih dari 1,5 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kekhawatiran muncul seputar potensi konflik yang berpusat di Arab Saudi, yang menjadi perhatian serius para pedagang minyak.”
Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank melemah 0,57 persen, Westpac Bank turun 0,10 persen, ANZ berkurang 0,28 persen dan National Australia Bank turun 0,51 persen.
Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik tipis 0,09 persen, Rio Tinto turun 0,34 persen, Fortescue Metals tidak berubah, dan penambang emas Newcrest turun 0,24 persen.
Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,45 persen, Oil Search turun 0,93 persen dan Santos turun 1,22 persen.
Baca Juga:
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam
Jaringan supermarket terbesar Australia melemah dengan Wesfarmers turun 0,81 persen dan Woolworths turun 0,49 persen.
Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menyusut 0,16 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,62 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,79 persen. (pep)





