Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 26,50 Poin

- Pewarta

Jumat, 8 Februari 2019 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 26,50 Poin

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia lebih rendah pada awal perdagangan Jumat pagi, membalikkan beberapa kenaikan kuat sehari sebelumnya, dengan kerugian berbasis luas.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 26,50 poin atau 0,43 persen menjadi diperdagangkan di 6.066,00 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 30,70 poin atau 0,50 persen pada 6.128,40 poin.

Energi adalah beban terbesar di pasar setelah penurunan harga-harga komoditas. “Harga minyak turun sekitar 2,5 persen,” kata Analis Pasar Commsec, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material-material juga lebih rendah meskipun ada sinyal beragam dari pasar komoditas.

“Nikel, baja dan seng mencatat kenaikan, dan bijih besi naik hingga 90 dolar AS per ton. Anehnya, harga emas turun meski ada penghindaran risiko, meskipun harga perak spot sedikit terangkat,” kata McCarthy.

Baca juga: Harga emas turun berturut-turut, kerugian terpanjang dalam 18 bulan terakhir

Sementara itu, layanan kesehatan sedikit meningkat, satu-satunya sektor pada indeks yang membuat keuntungan signifikan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi, dengan Commonwealth Bank naik 0,41 persen, ANZ naik 0,26 persen dan National Australia Bank naik 0,12 persen, namun Westpac Bank turun 0,07 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 0,56 persen, Fortescue Metals turun 1,63 persen dan Rio Tinto turun 1,09 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,20 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search jatuh 3,06 persen, Santos turun 2,56 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,21 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 0,98 persen dan Woolworths naik 0,27 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,47 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,58 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,14 persen. Demikian laporan dari Xinhua menyebutkan. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru