Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 0,19 Persen

- Pewarta

Senin, 4 Februari 2019 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 0,19 Persen

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi (4/2/2019), terseret saham-saham bank dan penambang, meskipun saham-saham energi menguat.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 11,30 poin atau 0,19 persen menjadi diperdagangkan di 5.851,50 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 8,60 poin atau 0,14 persen pada 5.926,70 poin.

Saham-saham bank dan material adalah beban utama, dengan para penambang menyerahkan beberapa keuntungan kuat yang mereka buat minggu lalu didukung lonjakan harga bijih besi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian besar sektor lainnya cenderung lebih rendah, meskipun saham-saham konsumen berhasil tetap sedikit di atas garis datar.

“Pasar-pasar energi bergerak menentang respons lemah, dengan minyak mentah mencatat kenaikan sekitar tiga persen,” kata kepala Analis Pasar CMC Markets, Michael McCarthy seperti dikutip Xinhua.

Sementara itu, para investor Australia berjaga-jaga hari ini menjelang rilis laporan dari Royal Commission of Inquiry tentang sektor keuangan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,66 persen, ANZ turun 0,76 persen, National Australia Bank turun 0,50 persen, dan Westpac Bank turun 0,61 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik 0,23 persen, Fortescue Metals turun 1,54 persen, Rio Tinto turun 0,46 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,44 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi, dengan Oil Search naik 0,26 persen, Santos naik 1,09 persen, dan Woodside Petroleum tidak berubah.

Jaringan supermarket terbesar di Australia terangkat, dengan Coles naik 0,04 persen, dan Woolworths naik 0,54 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,33 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,47 persen, dan perusahaan biomedis CSL naik 0,10 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru