Bursa Australia Dibuka Melemah, Indeks ASX 200 Turun 23,80 Poin

- Pewarta

Rabu, 23 Januari 2019 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Dibuka Melemah, Indeks ASX 200 Turun 23,80 Poin

Infofinansial.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi (23/1/2019), dengan tekanan terutama berasal dari sektor energi, material, dan keuangan.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 23,80 poin atau 0,41 persen menjadi diperdagangkan di 5.835,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 23,40 poin atau 0,39 persen diperdagangkan pada 5.900,90 poin.

“Untuk kedua kalinya dalam empat sesi perdagangan terakhir, pasar global telah bergerak secara signifikan tanpa ada peristiwa yang memicu,” kata Kepala Strategi Pasar CMC, Michael McCarthy seperti dikutip Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pembalikan reli Jumat (18/1) tanpa sebab, komoditas industri merosot, pasar saham terbanting, serta obligasi dan emas terangkat karena laporan kegelisahan tentang perdagangan China-AS mengguncang investor.”

Sementara itu, saham-saham teknologi informasi menguat, memimpin kenaikan moderat namun secara luas belum terwakili pada indeks lokal.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,44 persen, ANZ turun 0,58 persen, National Australia Bank turun 0,65 persen, dan Westpac Bank turun 0,51 persen.

Saham-saham penambang sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 1,37 persen, Fortescue Metals turun 1,07 persen dan Rio Tinto turun 0,81 persen, namun penambang emas Newcrest naik tipis 0,04 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas anjlok, dengan Oil Search merosot 1,72 persen, Santos jatuh 2,89 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,95 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,39 persen, dan Woolworths turun 0,67 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,34 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,57 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,29 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru